• Jl. Raya Mataram - Labuhan Lombok, Desa Rempung
  • desarempung27@gmail.com
INFO
  • Selamat Datang di Website Resmi Desa Rempung Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sejarah Desa Rempung

30 April 2019 M Salihin Alfarizi Dibaca 80.847 Kali

Kurang lebih 108 tahun yang lalu masyarakat Lombok/Suku Sasak pernah diperintah oleh Anak Agung Karang Asem, dengan pusat pemerintahannya di Kota Cakranegara. Maka pada saat itu pula masyarakat ETNIS SUMBAWA TALIWANG sudah mulai menetap pada suatu wilayah yang bernama Dusun Pringgasari (Sekarang Pringgasela).

                        Masyarakat Dusun Pringgasari pada saat terjadinya perang Bali-Lombok yaitu perang antara masyarakat Suku Sasak dengan Anak Agung Karang Asem Cakranegara. Konon masyarakat Dusun Pringgasari ikut aktif dalam perang tersebut dan sangat terkenal gagah dan berani sehingga pada Era Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia yang tercatat sebagai pahlawan kusuma bangsa.

                        Pada masa Pasca Perang Bali-Lombok Masyarakat Dusun Pringgasari banyak hijrah/kembali ke Pulau Sumbawa, akan tetapi oleh tokoh-tokoh masyarakat Lombok tidak merestui hal tersebut dan sebagai rasa kesetiakawanan masyarakat Dusun Pringgasari dianjurkan membuka lahan garapan perladangan disebuah kawasan hutan bernama “GAWAH RUMPUN KESAMBIK” dan versi lain dikatakan “GAWAH KESAMBIK BEREMPUNG” yang artinya Hutan Kesambik Berumpun.

                        Sejalan dengan dinamika kehidupan masyarakat pada saat itu, maka banyak diantara masyarakat Dusun Pringgasari yang berepok (bermukim pada lahan garapan secara terpencil) sehingga dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama terbentuklah sebuah dusun yang dinamai “Dusun Rempung Kesambik”.

                        Mengingat perkembangan Dusun Rempung Kesambik sangat pesat dan letaknya yang sangat strategis maka oleh Pemerintah Kolonial Belanda merestui terbentuknya sebuah desa dan tepatnya pada tahun 1913 resmi menjadi “Desa Rempung” dan sejak saat itu pulalah terpisah dari Desa Pringgasari (Pringgasela).

                        Sejak berdirinya Desa Rempung sampai saat ini sudah dipimpin oleh 8 (Delapan) orang Kepala Desa yaitu :

NO

NAMA KEPALA DESA

PERIODE

1

Bapak Seri Jaman (Alias H. Sulaeman)

1913-1920

2

Bapak Djaenap

1921-1927

3

Muh. Nur Alias H. Muhammad Munir

1927-1951

4

Muhammad Arif

1952-1975

5

Ubaidullah

1976-1987

6

Mawardi, AR.

1989-1997

7

Hamzah

1997-2005

8

Umar Ubaid

2005-sekarang

 

     Sebagai bukti sejarah bahwa masyarakat Desa Rempung sampai saat ini di dalam berkomunikasi sehari-hari mempergunakan Bahasa Sumbawa Taliwang.[1]

 

Masjid lama Desa Rempung

Foto Lama Masjid Jamiq Nurul Yaqin Desa Rempung

Pada Tahun 2016 untuk pertama kali dalam kurun waktu satu abad lahirnya Desa Rempung. Pemerintah Desa Rempung menggelar kegiatan Pekan Apresiasi Seni dan Budaya Desa Rempung. Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah Rembuk Desa. Rembuk Desa bertemakan “Menggali Akar Budaya Desa Rempung Sebagai Sumber Inspirasi dan Motivasi Dalam Membangun Desa”. Rembuk Desa Tersebut dihadiri oleh Tokoh-Tokoh Masyarakat Desa Rempung lintas generasi baik yang berada di Desa maupun diluar Desa (Diaspora) serta Budayawan NTB sebagai Narasumber sekaligus Pembanding Sejarah. Tujuan diadakannya Rembuk Desa adalah untuk menyepakati secara kultur dan ilmiah hari jadi atau hari lahirnya Desa Rempung. Kegiatan yang diadakan pada tanggal 22 Oktober 2016 atau bertepatan dengan tanggal 21 Muharram 1438 H tersebut telah menyepakati bahwa Hari Jadi Desa Rempung jatuh pada tanggal 27 Muharram 1332 H.,atau bertepatan dengan tanggal 27 Desember 1913 M.

                                Atas dasar Konsensus tersebut untuk pertama kalinya perayaan Hari Jadi Desa Rempung ke-106th yang jatuh pada tanggal 27 Muharram 1438 H/27 Oktober 2016 diadakan.

5 Komentar atas artikel Sejarah Desa Rempung

  • M.Salihin 04 Oktober 2019

    @Muhammad Hanif Nama lengkap yang seharusnya apa bro?

  • Bahroni AS 04 Oktober 2019

    Rempung is the best

  • Muhammad Hanip 04 Oktober 2019

    Jaya Terus Desaku. Teruslah Ukir Karya Sebaik Mungkin. Maaf Nama Kades No 3 Sengaja Di Singkat Ato Memang Kurang di Tulis?

  • Rukyal aini 10 September 2019

    maju terus desaq

  • Hamzanwadi 26 Juli 2019

    Semoga bermanfaat

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar